Membisu dalam keheningan malam
Menilik kembali harapan sebelumnya
Mengingat kembali impian terbesarku
Siapakah aku ini ? Masih menjadi sebuah tanya
Kemanakah aku harus melangkah ? Masih ku cari jalannya
Ketika t’lah ku temukan jalan nya, tetap resah diriku
dibuat
Gelisah mengacau akal sehatku
Ragu menghantui daya pikirku
Apakah harus tetap ku lalui jalan ini ?
Tuhan .... sungguh hati ini bimbang tuk melangkah
DIA, sang pembuat skenario kehidupan
Bak aku pemeran dan DIA sang sutradara
Peran manakah yang akan ku mainkan ?
Apakah ini takdir yang DIA jadikan untukku ?
Jawabannya hanya ada pada sang empunya
Masih ku coba bernegosiasi dengan jalan cerita-Nya
Semoga perundinganku menemui kata setuju
Ah...apalah daya, negosiasi ku gagal
Skenario yang tertulis tak bisa dirubah
Pinta-Nya, berperanlah sesuai dengan skenario yang tertulis
Rangkaian cerita ini tersirat
Cerita yang tanpa ku tahu bagaimana akhirnya
Namun,secercah cahaya menerangiku dengan keyakinan
Rajutan cerita-Nya akan menjadi indah pada waktunya
Tak ada lakon kehidupan yang gagal jika percaya pada-Nya
(Denpasar)








